Matesih, Karanganyar – Memasuki awal tahun 2026, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Maju Sejahtera Matesih melakukan langkah besar dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Melalui unit usaha barunya, BUM Desa menginisiasi gerakan penanaman padi serempak di lahan seluas 5,5 hektare dengan menggandeng 11 mitra petani setempat.
Program ini bukan sekadar penanaman biasa, melainkan sebuah transformasi manajemen pertanian yang mengombinasikan kearifan lokal dengan teknologi modern.
Direktur BUM Desa Maju Sejahtera menyatakan bahwa kunci dari program ini adalah kemitraan. Dengan merangkul 11 petani mitra, BUM Desa berperan sebagai integrator yang menyediakan:
Akses modal dan bibit unggul.
Standarisasi pola tanam agar panen dapat dilakukan secara serempak.
Jaminan serapan pasar hasil panen dengan harga yang kompetitif.
Petani tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Dengan luasan 5,5 hektare yang dikelola secara kolektif, petani memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan manajemen yang lebih tertata.
Salah satu daya tarik utama dalam proyek tahun 2026 ini adalah penggunaan teknologi drone untuk proses penyemprotan pupuk cair dan pestisida. Langkah ini diambil untuk mengatasi beberapa kendala klasik pertanian:
Efisiensi Waktu: Lahan seluas 1 hektare yang biasanya memakan waktu seharian untuk disemprot manual, kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit.
Presisi Tinggi: Sensor pada drone memastikan persebaran nutrisi merata ke seluruh tanaman tanpa ada bagian yang terlewat atau berlebihan.
Kesehatan Petani: Mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia, sehingga menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat.
Dengan manajemen yang terpusat, penggunaan input pertanian yang terukur, dan pengawasan berbasis teknologi, BUM Desa Maju Sejahtera optimis dapat meningkatkan produktivitas gabah per hektare dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Langkah ini diharapkan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di wilayah Matesih. Selain meningkatkan pendapatan asli desa (PADes), fokus utama tetap pada menjaga stok pangan desa agar tetap stabil di tengah fluktuasi harga pasar nasional.